Beauty Talks

Natural Skincare Vs Conventional Skincare

Menemukan skincare yang sesuai dengan kondisi kulit merupakan hal yang gampang-gampang susah. Terkadang kita harus sedikit bersabar untuk menemukan skincare yang sesuai dengan kondisi kulit kita. Hal ini sering menjadi alasan mengapa banyak pengguna skincare mulai beralih menggunakan natural skincare. Ekspektasi yang diharapkan dari natural ingredients tentunya kondisi kulit yang lebih baik dan produk yang terjamin keamanannya  Namun, apa kamu benar-benar yakin bahwa skincare dengan klaim natural ingredients jauh lebih baik daripada skincare biasa pada umumnya ?

Apakah Bahan Kimia selalu Berbahaya ?

Sebelum kita membahas topik ini lebih dalam, saya ingin memberikan sebuah opini saya mengenai bahan kimia sintetik yang sering digunakan di dalam conventional skincare.  Saya tidak pernah beranggapan bahwa zat kimia merupakan hal yang berbahaya. Saya sadar bahwasannya selama saya hidup dan berpijak di bumi, zat-zat kimia merupakan hal yang tidak bisa saya hindari dan memegang peran penting di dalam kehidupan manusia.

Kamu mungkin pernah mendengar istilah bahwa tubuh kita terdiri atas 70% air. Air sendiri merupakan suatu molekul kimia karena tersusun atas atom hidrogen dan oksigen. Air merupakan salah satu komponen terpenting yang ada di kehidupan kita. Ketiadaan sumber air dapat mengganggu keseimbangan ekosistem yang ada di bumi. Sehingga, air merupakan salah satu molekul kimia yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia.

Contoh lainnya adalah proses metabolisme tubuhmu. Apabila karbohidrat tidak dipecah menjadi bentuk monosakarida dengan proses kimiawi dengan bantuan enzim, maka tubuhmu tidak akan mendapatkan asupan energi.

Berikutnya, jika kamu tidak menyukai alkohol (yang saya maksud adalah alkohol murni bukan minuman memabukkan), kamu tetap membutuhkannya di saat kamu ingin mengobati lukamu. Mau tidak mau, akhirnya kamu pun menggunakannya.

Sehingga dengan kata lain manusia sangat membutuhkan dan tidak dapat terpisah dengan zat-zat kimia yang ada, baik dari dalam tubuhnya sendiri hingga bahan kimia sintetis yang sering kita gunakan dalam kegiatan rumah tangga, perindustrian, kesehatan, dan lain-lain. 

Lalu, mengapa bahan kimia bisa berbahaya ?

Zat-zat kimia dapat menjadi berbahaya apabila takaran yang ada tidak diatur atau tidak disesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga apabila zat-zat kimia digunakan sesuai dengan aturan dosis yang berlaku, maka zat tersebut akan menjadi bermanfaat dan tidak membahayakan bagi manusia dan lingkungannya.

About Natural Skincare 

Natural skincare merupakan skincare yang dibuat dengan ingredients yang mengandung bahan-bahan alami sebagai bahan utamanya. Skincare dapat dikatakan 100% alami jika skincare tersebut hanya menggunakan bahan-bahan alami dan tidak menggunakan campuran bahan kimia meskipun hanya sebagai pelarut atau pengawet. Contoh yang paling sering kita temukan adalah masker bubuk organik, face oil, atau do it yourself (DIY) mask. Seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat, beberapa perusahaan berhasil mengembangkan 100% natural skincare.

Namun, beberapa Natural skincare biasanya masih mengandung beberapa bahan kimia sintetik yang biasanya dipakai sebagai pelarut, pengawet, penyeimbang pH, dan lain-lain. Hal ini karena, meskipun bahan yang digunakan alami, skincare harus dirancang dan dikemas dengan baik agar kualitas skincare tetap terjaga baik sebelum diproduksi hingga dipakai oleh konsumen. Contoh yang paling mudah ditemui adalah aloe vera soothing gel yang terkadang masih mengandung bahan kimia sintetik tambahan seperti alkohol dan fragrance.

Natural skincare tidak selalu berasal dari tanaman. Kolagen, susu, dan lendir siput, merupakan contoh kecil dari bahan alami hewani yang sering digunakan dalam dunia skincare. Jadi, natural skincare tidak selalu berasal dari tumbuh-tumbuhan saja ya, namun bisa juga berasal dari unsur hewani.

 

Vegan, Cruelty Free, and Organic Skincare

Sebelum saya mulai membahas mengenai tanggapan saya tentang skincare dengan natural ingredients, saya ingin menyampaikan beberapa hal penting yang harus kamu ketahui. Ada beberapa istilah yang biasanya digunakan marketing suatu produk untuk mempromosikan produk mereka. Istilah-istilah tersebut diantaranya adalah berikut ini:

  • Vegan Skincare

Vegan merupakan istilah yang sering digunakan untuk orang-orang yang tidak sama sekali mengonsumsi produk hewani maupun turunannya. Tidak berbeda jauh, vegan skincare merupakan skincare yang tidak menggunakan produk hewani sama sekali.

  • Cruelty Free

Cruelty Free merupakan istilah yang digunakan untuk penolakan uji coba produk terhadap hewan sebelum dipasarkan. Ini tergantung persepsi dari sudut pandangmu. Jika, kamu merasa uji coba terhadap hewan merupakan hal yang cruel atau kejam, kamu bisa mencari produk dengan logo cruelty free. Biasanya logo cruelty free yang digunakan setiap brand berbeda-beda tergantung pada organisasi cruelty free mana yang mereka ikuti. Berikut ini merupakan contoh cruelty free organization yang ada di dunia.

Source : Cruelty Free kitty

 

Hasil gambar untuk crueltyfreeinternational

source : Cruelty Free International

 

source : People for The Ethical Treatment of Animals

 

  • Organic Skincare

Organic skincare merupakan skincare yang terbuat dari tumbuhan organik. Berbeda dengan vegan, organic skincare hanya menggunakan tumbuhan yang bebas dari bahan-bahan kimia seperti pestisida.

 

Selain ketiga istilah tersebut masih banyak lagi istilah-istilah lainnya yang berkaitan dengan tingkat ramah lingkungan dari suatu produk, namun ketiga istilah di atas merupakan istilah yang paling sering digunakan diantara istilah-istilah lainnya. Beberapa brand biasanya mencantumkan lebih dari satu logo dari istilah tersebut, jadi, kamu bisa langsung mencari tahu terkait hal ini melalui kemasan produk atau jika kamu belum membeli produk tersebut, kamu bisa langsung mengunjungi website perusahaan tersebut melalui internet.

 

Which one is better ? Conventional Skincare or Natural Skincare ?

Sekarang, kita akan masuk kepada perbandingan conventional skincare dan natural skincare.

Apakah natural skincare lebih aman daripada conventional skincare ?

Keamanan suatu produk baik natural skincare maupun conventional skincare hanya bisa ditentukan tenaga ahli seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan di setiap Negara atau laboratorium khusus yang resmi.

Selain itu, setiap manusia memiliki jenis kulit yang berbeda. Sehingga, suatu produk bisa digunakan secara aman oleh si A namun tidak oleh si B. Saya berikan contoh sederhana. Jika, sebuah kolagen ikan laut digunakan sebagai ingredient suatu produk lalu diberikan kepada seseorang yang alergi terhadap protein ikan laut. Maka dapat dipastikan kulitnya akan menimbulkan respon alergi yang bisa berbahaya bagi kesehatannya dan bersifat akut. Sedangkan untuk orang lain yang tidak memiliki alergi terhadap protein ikan laut, produk tersebut tidak akan menimbulkan respon negatif bahkan mungkin malah memberikan efek yang sangat baik terhadap kulitnya.

Apakah natural skincare lebih efektif daripada conventional skincare ?

Keefektifan suatu produk juga ditentukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan si pemakai skincare. Misalkan, jika kamu memiliki kondisi kulit yang kering maka pelembab dengan ingredients berbasis oil akan sangat efektif di wajahmu, namun sebaliknya untuk kondisi kulit yang berminyak, pelembab berbasis oil tidak akan efektif seperti di kulit kondisi kering.

Baca juga : cara sederhana menentukan kondisi kulit wajah

Kesimpulannya, tidak ada jaminan sama sekali bahwa natural skincare selalu lebih aman ataupun lebih efektif dibandingkan conventional skincare.

Why I use Organic Skincare

Saya pribadi sebenarnya lebih suka menggunakan organic skincare karena saya merasa lebih tenang dengan ingredients yang tidak mengandung unsur hewani khususnya untuk produk luar negeri. Alasannya, karena saya adalah seorang muslim. Sekalipun, hewan yang digunakan adalah bukan jenis haram seperti babi, namun hewan ternak seperti sapi ataupun kambing harus disembeli atas nama Allah. Oleh karena itu, saya pribadi lebih memilih cara aman dengan sebisa mungkin menghindari unsur hewani dalam skincare saya kecuali yang berlogo halal.

Semoga bermanfaat, terima kasih sudah membaca fellas!

Karina

A girl who falls in love with skincare and has many intention to try something new.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *